Tips Sehat Makan Daging Kambing dan Daging Sapi

tips sehat makan daging kambing dan daging sapi dari dokter

Hari Raya Idul Adha adalah Hari Raya kedua setelah Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha yang juga disebut dengan Hari Raya Haji dimana umat islam sangat bergembira menyambut kedatangannya. Hari Raya Idul Adha yang sangat identik dengan penyembelihan hewan kurban dan Hari Raya Idul Adha tentunya akan banyak menyajikan hidangan daging. Jika Anda termasuk yang jarang makan daging dan tidak memiliki banyak penyakit, konsumsi daging kambing atau daging sapi tidak akan menjadi masalah.

Akan tetapi jika Anda ternyata mengidap hipertensi, kadar kolesterol darahnya tinggi (dislipidemia), kadar asam urat darahnya tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, maka asupan daging harus dangat diperhatikan.

“Harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau daging sapi selama masa hari  raya kurban. Karena bisa saja konsumsi daging yang berlebihan dalam waktu singkat dapat memperburuk kondisi sakitnya,” ungkap dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari RS Cipto Mangunkusumo.

Hal senada juga dikatakan oleh dr Ahmad Fauzy, MSc-HEPL, Kepala Klinik Dokter Keluarga (KDK) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Kayu Putih. Bahaya makan daging kambing sebenarnya bukan semata-mata karena dagingnya, namun penyajiannya yang kurang sehat.

“Kecenderungan masyarakat menyajikan daging kambing secara “lebih tidak sehat” dengan berkuah santan dan berminyak dalam bentuk gulai, tongseng dan lain-lain. Ini yang sebenarnya perlu diperhatikan,” ungkapnya.

inilah rangkuman tips yang dapat membuat makan daging kambing menjadi lebih sehat :

  1. Jangan Digulai

Daging kambing mengandung kolesterol sedikit lebih tinggi daripada daging sapi. Namun bahaya kolesterol akan meningkat jika disajikan dengan santan dalam bentuk gulai atau tongseng.

Untuk itu, dokter menyarankan agar daging kambing sebaiknya diolah menjadi sup, tanpa santan tentunya. Atau dengan alternatif lain yaitu dengan menyate daging kambing. Kalaupun ingin digulai, sebaiknya makan dagingnya saja tidak dengan kuahnya.

  1. Jangan Lupa Sayur

Pastikan menu hidangan hari raya tidak hanya terdiri dari daging kambing atau daging sapi saja. Menu hidangan juga harus mengandung sayuran dan buah agar kesehatan lambung tetap terjaga.

Jika tidak, makan daging kambing atau sapi terlalu banyak akan membuat perut sembelit. Makan buah dan sayur juga membuat kebutuhan protein, vitamin dan mineral terpenuhi. Seperti diketahui, serat berfungsi untuk menjaga kesehatan usus dan lambung.

  1. Tetap Olahraga

Olahraga sering terlupakan ketika merayakan libur hari raya. Padahal dokter mengatakan olahraga ringan dapat membantu mengurangi efek samping dari daging kambing maupun daging sapi yang dimakan.

  1. Banyak Minum Air Putih

Banyak masyarakat sangat mengabaikan minum air putih 8 gelas per hari, padahal banyak sekali manfaat air putih untuk kesehatan tubuh kita, karena 80 persen tubuh kita adalah terdiri dari air. Air sangat diperlukan tubuh dalam proses metabolisme, air juga berperan penting dalam proses pengakutan oksigen dalam peredaran darah. Maka sangat dianjurkan agar setelah makan daging kambing dan daging sapi perbanyaklah minum air putih, sehingga oksigen dalam darah tersalurkan dengan sebaik mungkin dan lemak dalam darah juga ikut terurai dengan baik.

Itulah sedikit tips tentang cara memasak daging kambing dan daging sapi dengan cara yang sehat, yang lebih utama jangan lupakan kesehatan kita hanya karena kegembiraan kita di Hari Raya Idul Adha ini. Mencegah akan sangat lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat dan selamat Hari Raya Idul Adha bagi umat muslim yang menjalankannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *