Tanda-Tanda Selaput Dara Yang Sudah Robek

selaput dara
ForediGel.my.id

Selaput dara (himen) adalah selembar selaput yang terletak sekitar 0,5 cm sampai 1 cm dari pintu luar vagina, bentuknya melingkari semua dinding vagina dengan lubang ditengahnya, adapun lubang ini bervariasi bentuknya.

Sebenarnya selaput dara ini pada asalnya merupakan pertemuan antara pertumbuhan alat kelamin dari luar (sinus uroginetalis) dan dari dalam (duktus Wolffi), sehingga struktur sel nya disebelah luar dan sebelah dalamnya.

Selaput ini sangat tipis dan rapuh seperti kertas, namun ada pula yang menebal dan kaku sehingga sulit untuk ditembus saat penetrasi, selain itu ada pula yang sangat elastis dan tidak mudah sobek (hanya akan melonggar secara sirkuler), sehingga dapat bertahan utuh walaupun sering bersenggama dan biasanya sobek pada waktu melahirkan.

Untuk Obati Ejakulasi Dini & Impotensi Permanen Klik DISINI

atasi ejakulasi dini dan impotensi hanya dalam 30 hari

Selaput dara yang robek “compang camping” setelah persalinan disebut Carunculae Myrtiforms. Bentuk lubang selaput dara berbeda-beda bahkan ada yang tidak berlubang (hymen imperforata), kelainan seperti ini akan menyebabkan darah haid tidak dapat keluar dan menumpuk didalam.

Hal ini akan menyebabkan rasa nyeri pada perut bawah setiap kali haid dan akan menimbulkan satu masa tumor (benjolan) yang sebenarnya adalah alat kelamin dalam yang meregang karena terisi penuh dengan darah haid.

Pengobatannya adalah dengan cara membuat lubang pada himen dan mengeluarkan darah haid yang tertimbun tadi, kemudian dipasang suatu benda yang akan menghalangi agar selaput dara ini tidak melekat kembali, selain itu dianjurkan untuk cepat-cepat menikah agar selaput dara tidak menutup kembali.

Pada malam pertama perkawinan (saat pertama kali bersenggama) selaput dara ini mungkin akan robek dan mengeluarkan darah atau mungkin juga tidak, mudah robeknya selaput dara ditentukan oleh kekenyalannya.

Sedangkan banyak tidaknya pendarahan tergantung pada seberapa besar robekan selaput dara. Bila kebetulan sobek didaerah yang tidak perpembuluh darah bisa saja tidak berdarah atau berdarah minimal sekali.

Sebaliknya bila mengenai pembuluh darah arteri bisa menimbulkan pendarahan hebat yang menyemprot secara berdenyut seperti denyut jantung, sehingga harus dilakukan penanganan berupa penjahitan sesegera mungkin (tentunya oleh dokter atau pihak rumah sakit).

Selaput dara dapat digambarkan semacam tirai (gorden) yang melingkari dinding vagina luar dengan lebar sekitar 1 cm atau 1,5 cm. untuk mengetahui apakah selaput dara sudah sobek atau masih utuh kita lakukan pemeriksaan colok dubur dengan memasukkan satu jari kedalam anus sedangkan tangan yang lain membuka bibir vagina, kemudian tinggal melihat lebarnya sama atau tidak.

Bila ada daerah yang lebarnya berkurang misalnya 0,5 cm saja maka berarti sudah terjadi robekan yang tidak total disana, namun bisa saja sobekan itu sampai kedasar atau sampai dinding vagina.

Luka inipun dapat dibedakan apakah masih baru (terdapat lebam atau jelas biru) dengan bekuan darah (masih ada pendarahannya) atau sudah lama (tidak berdarah warnanya sama dengan vagina, tak ada luka).

Jadi perlu diingat bahwa pada senggama pertama kali tidak mesti selalu terjadi pendarahan dan pendarahan yang terjadi juga belum tentu banyak, maka jangan beranggapan bahwa istri yang saat malam pertama tidak berdarah saat melakukan senggama bukan berarti dia sudah tidak perawan.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *