Waspadai, Tanda-Tanda Keracunan Kehamilan

kehamilan

Jangan anggap enteng jika pada masa akhir kehamilan berat badan anda naik drastis, kaki, lengan serta wajah bengkak dan tekanan darah cukup tinggi, bisa jadi anda mengalami keracunan kehamilan. Celakanya masih banyak orang beranggapan bahwa bengkak dikaki dan lengan serta wajah itu hal biasa pada masa kehamilan.

Cukup disarankan untuk mengurangi garam saja, sebab pembengkakan pada kaki, lengan dan wajah itu bisa saja pertanda fisik dari tingginya tekanan darah pada masa kehamilan, apalagi jika anda juga merasakan pening hebat.

Jika dokter memeriksa urine anda kemudian menemukan kandungan protein pada urien berarti anda telah mengalami keracunan kehamilan, itu artinya harus segera diambil tindakan, memang bukan berarti wanita hamil yang mengalami pembengkakan pada kaki, lengan dan sedikit di wajah selalu keracunan.

Tetapi gejala ini tidak jauh berbeda dengan gejala keracunan pada umumnya, jadi jangan dianggap remeh jika ini terjadi. Keracunan adalah penyakit yang khusus terjadi pada kehamilan terutama pada minggu-minggu terakhir kehamilan, keracunan kehamilan ini akan berakibat buruk pada sang ibu dan juga pada bayinya.

Penyakit ini hanya terjadi pada tiga bulan terakhir masa kehamilan, tanda-tandanya adalah adanya Oedema atau pembengkakan pada kulit dan jelas sekali pada pergelangan kaki ataupun pada lengan dan wajah, tekanan darah meninggi dan pada urine setelah diperiksa ditemukan protein.

Pembengkakan ini hanya merupakan tanda-tanda umum yang dapat dilihat dan dirasakan oleh penderita, namun banyak juga wanita hamil mengalami pembengkakan pada kaki, lengan dan wajahnya tapi bukan karena keracunan, biasanya pembengkakan akan sembuh jika penderita sudah mengurangi mengkonsumsi garam dan air saja.

Jika pembengkakan tersebut akibat dari keracunan maka selain diet makanan dan garam penderita juga harus meminum obat dan istirahat yang cukup di rumah sakit. Dengan pemeriksaan kehamilan yaitu tekanan darah, urine dan berat badan dokter dapat menemukan kemungkinan terjadinya keracunan.

Itu sebabnya saat hamil anda diharuskan memeriksakan kehamilan secara rutin sejak awal hamil hingga menjelang kelahiran, sehingga bila terjadi pening berat atau pertambahan berat badan yang tiba-tiba melonjak, pembengkakan dilengan dan kaki bisa segera diketahui bila gejala-gejala tersebut merupakan kelainan.

Keracunan ini lambat jalannya seperti kebanyakan penyakit yang lain, namun dapat disembuhkan asalkan belum didahului oleh proses penyakit yang lebih parah, misalnya jika tekanan darah saat hamil naik dari 120 menjadi 140 keracunan ini bisa diobati dan disembuhkan, namun jika kenaikan tekanan ini mencapai 180 atau 200 penyakit ini sangat sulit untuk diperbaiki dan kesehatan sang ibu beserta bayinya dalam keadaan kritis.

Lalu Apa Penyebab Keracunan Kehamilan?

Yang menyebabkan keracunan kehamilan adalah terjadinya penimbunan garam yang berlebihan, wanita hamil yang bertambah berat badanya secara berlebihan juga mudah terjadi keracunan makanya harus diperhatikan secara seksama cara diet yang benar dalam masa-masa kehamilan.

Untuk mencegah terjadinya keracunan kehamilan wanita hamil perlu diet regular, kurangi konsumsi garam, banyak makan sayur-sayuran, melakukan pemeriksaan rutin sebelum kelahiran terutama di usia kandungan 6 bulan ke atas. Ini karena penyebab penyakit ini kemungkinan dari faktor genetik, cara diet, faktor hormonal dan psikologi, keracunan ini lebih sering terjadi pada wanita yang menderita penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes.

Disamping itu juga karena kurangnya adaptasi dari ibu terhadap bayinya, disisi lain plasma dalam tubuh meningkat sehingga badan menjadi gemuk akibatnya jantung bekerja ekstra, hal ini menyebabkan payah jantung sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan pada aliran darah ke bagian tubuh lainnya, tekanan darahpun menjadi naik.

Hal tersebut tentunya sangat membahayakan ibu maupun janin yang dikandungnya, pengobatan keracunan biasanya dengan istrahat total (bed rest), obat-obatan penenang dan pengurangan konsumsi garam maupun obat penurun tekanan darah, jika pengobatan dirasa tidak memberikan hasil maksimal maka akan dilakukan tindakan untuk melahirkan bayi tersebut secepatnya untuk menyelamatkan orang tuanya.

Jika pengobatan dianggap tidak memeberikan hasil yang baik maka upaya persalinan menjadi alternatif akhir untuk menyelamatkan jiwa ibu. Terkadang pengobatannya malah tanpa memperhatikan usia maupun kondisi janin dalam kandungan, maka dari itu sebelum hal ini terjadi tentu lebih baik mencegahnya, karena mencegah akan sangat lebih baik daripada mengobati.

Semoga informasi sedikit ini bisa bermanfaat untuk kesehatan calon ibu dan calon bayi anda.

masalah pencernaan
Solusi Sehat Untuk Pencernaan

Salam Bahagia dan Harmonis ForediGel.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *