Posisi Bercinta Terbaik Untuk Mempermudah Wanita Orgasme

posisi bercinta
ForediGel.my.id

Posisi Bercinta Terbaik – Tidak semua wanita bisa mencapai orgasme ketika berhubungan intim, ada banyak faktor kenapa wanita sulit mendapatkan orgasme? Dan salah satunya adalah faktor posisi seks yang menjenuhkan dan tidak mampu menghadirkan nuansa baru dalam hubungan intim.

Lantas posisi apa saja yang sebaiknya dilakukan agar wanita mudah orgasme? Sekalipun masih dalam perdebatan dan secara medis juga belum terbukti, ada beberapa posisi terbaik dalam bercinta dan hal ini pulalah yang mempermudah wanita mendapatkan orgasme.

Beberapa Posisi Bercinta Terbaik tersebut adalah

Posisi Missionary

missionary

Gaya missionary atau misionaris ini juga sering disebut dengan posisi man on top, dimana penetrasi dilakukan oleh pria dari atas tubuh wanita. Selama berhubungan seksual dengan gaya ini wanita berbaring dibawah pria dengan kaki yang tergeletak, kaki yang ditarik ke arah dada atau dengan posisi kaki yang melilit punggung pasangan pria.

Disebut misionaris karena posisi ini dianggap sebagai posisi seks yang paling dasar, paling alami dan tidak aneh sehingga dapat diterima oleh semua kalangan. Posisi ini juga dianggap sebagai posisi seks yang sangat intim, dimana pasangan pria dan wanita saling bertatap muka serta memungkinkan mereka saling menyentuh antara satu sama yang lain.

Posisi ini membuat mereka lebih mudah berciuman dan saling bertatap mata atau saling membelai, posisi ini disenangi banyak pasangan karena posisi ini memungkinkan pasangan untuk saling menunjukkan ekspresi.

Posisi Cross Buttocks

cross buttocks

Dengan posisi ini wanita akan sangat menikmati, sebab posisi ini dapat merangsang wanita dari sisi dinding vaginanya. Selain itu posisi ini dapat memanjakan pasangan wanita diatas ranjang.

Sebagaimana ilustrasi pada gambar diatas, posisi ini menempatkan pasangan pria seperti dalam posisi missionary, tetapi pria melintangi panggul dengan posisi tubuh sedikit serong. Jika pasangan wanita menghendaki kontak mata pasangan pria bisa sedikit memutar posisinya untuk menggunakan posisi missionary.

Posisi Standing Wheelbarrow

 standing wheelbarrow

Pada posisi ini pasangan pria memasukkan penis dari belakang dengan mengangkat tubuh pasangan wanita setinggi pinggang, kedua kaki pasangan wanita menggapit pinggang pria layaknya mendorong gerobak.

Jika lengan wanita lelah, pria bisa memiringkannya di meja atau tempat lain. Posisi ini bisa dilakukan ketika tempat tidur tidak tersedia atau saat ingin melakukan hubungan intim diluar kamar tidur semisal didapur, garasi dan sebagainya.

Posisi Knees to Chess

standing away wheelbarrow

Posisi ini memungkinkan pria memasukkan penisnya pada vagina dari berbagai variasi sudut, sehingga membuat pria mampu melakukan penetrasi yang dalam. Pada posisi ini wanita harus mengangkat kakinya dan menempatkan lututnya pada dada pria. Kemudian menyangkutkan pergelangan kakinya di atas bahu pria.

Sementara itu pria harus menumpukan beban berat badannya pada tangannya, hal inilah yang memungkinkan wanita bisa terangsang pada bagian belakang vagina. Selain itu posisi ini akan lebih kondusif apabila dilakukan setelah pasangan wanita selesai melaksanakan yoga. Tetapi posisi ini akan berbahaya bagi wanita yang sedang hamil.

Posisi Man On Top, Facing Away

man on top facing away

Sebagaimana ilustrasi diatas posisi ini membiarkan wanita berbaring dengan mengangkat kedua kakinya serta sedikit mengangkang, kemudian pria membaringkan tubuhnya diantara kedua kaki wanita dengan posisi kepala menghadap kearah kedua telapak kaki wanita.

Dengan posisi semacam ini wanita akan memiliki akses penuh pada pantat serta dubur pria sehingga ia dapat menambah gesekan dan kenikmatan, sementara kedua siku tangan pria yang dijadikan tumpuan beban berat badannya juga memberikan pengaruh terhadap kekuatan sodokan penisnya pada vagina.

Posisi Classic Rear Entry, Kneeling

rear entry kneeling

Posisi ini juga disebut dengan Doggy Style, pada posisi ini lutut pria berada persis dibelakang wanita sehingga pria dapat memasukkan penisnya dengan tegak lurus, penetrasi dari belakang mempermudah penis menyentuh G-spot wanita.

Selain itu posisi ini dapat membuat pria mendominasi gerakan termasuk menentukan kedalaman penetrasi, wanita akan lebih menikmati posisi ini manakala pria menambah dengan beberapa gerakan seperti meremas payudara dari belakang dan membelai rambutnya.

Posisi Rear Entry, Standing

rear entry standing

Pada posisi ini pria berdiri dibelakang wanita sambil memeluk pinggangnya dan sementara bagian atas tubuh wanita sejajar seperti lantai, dalam posisi tubuh wanita yang demikian pria harus menahan pinggul atau pangkal paha wanita agar dapat memperkuat tekanan keluar masuknya penis lewat belakang.

Posisi berdiri ini juga akan memberikan dorongan yang lebih kuat dan memungkinkan pria untuk mengurut klitoris wanita sebagai ekstra rangsangan.

Posisi Spoon

spoon

Posisi ini juga sering disebut “The Classic Sunday Morning Sex Position” atau posisi seks klasik di minggu pagi, posisi spoon (sendok) ini sangat romantis dan lembut sehingga dapat menambah kedekatan antar pasangan secara emosional.

Sebagaimana ilustrasi gambar diatas posisi ini menempatkan pasangan pria dan wanita pada satu sisi, dimana keduanya menghadap kearah yang sama.

Agar pria dapat memasukkan penisnya lewat belakang maka wanita harus menyingsingkan pinggulnya sedikit, posisi ini biasanya sangat cocok dilakukan pada wanita yang sedang mengantuk atau kelelahan.

Posisi Reverse Missionary

reverse missionary

Posisi sangat identik dengan posisi missionary tradisional tetapi posisi ini menempatkan wanita berada diatas tubuh pria sehingga wanitalah yang menjadi pemegang inisiatif kontrol dalam bercinta dan sementara pria hanya menjadi mitra bercinta yang pasif.

Psosisi ini mampu memberikan sensasi yang berbeda dan dapat memberika kepuasan tersendiri pada keduanya. Keuntungan bagi wanita adalah posisi ini dapat merangsang klitorisnya dan ia dapat mengatur kedalaman penetrasi yang diinginkan.

Posisi Seated Missionary

seated missionary

Pada posisi ini pria duduk diantara kedua kaki wanita dengan lutut sedikit ditekuk. Untuk mempermudah dan memperkuat dorongan penis kedalam vagina hendaknya pria membuka kedua kakinya kesamping.

Posisi ini juga bisa digunakan ketika lengan pria kelelahan menopang berat badannya sendiri saat melakukan posisi missionary.

Posisi Seated Rear Entry

seated rear entry

Pada posisi ini pria bisa duduk dikursi atau tepian tempat tidur dan sementara wanita berjongkok naik turun memainkan penis dengan vaginanya, jadi pada posisi ini wanitalah yang mengontrol gerakan dan penetrasi.

Wanita akan lebih menikmati posisi ini apabila pria mengurut payudaranya atau membelai tubuh bagian atasnya.

Posisi Seated Wheelbarrow

seated wheelbarrow

Posisi ini hampir sama dengan standing wheelbarrow tetapi pada posisi ini pria duduk dikursi atau tepi tempat tidur, memang posisi ini membatasi gerakan pria namun pria memiliki penetrasi yang besar melalui bagian belakang wanita. Posisi ini juga bisa digunakan saat wanita sedang mengenakan celana jeans nya.

Posisi Spoon – Facing

spoon facing

Posisi ini merupakan variasi dari posisi spoon tradisional yang dapat diasumsikan sebagai posisi transisi dari posisi man on top ke posisi woman on top yang bersifat tidak terputus. Posisi ini bisa dilakukan mulai dari posisi missionary dengan hanya cukup berbelok ke satu sisi menggunakan tumpuan lengan secara hati-hati.

Posisi ini sangat ideal untuk percintaan yang santai, tidak terburu-buru dan memungkinkan keduanya tertidur dalam posisi saling berpelukan setelah bercinta. Selain itu posisi ini merupakan posisi yang sensual dan romantis sebab pada posisi ini terdapat permainan yang penuh kasih sayang dimana satu sama lain saling berciuman sepuasnya.

Posisi Squatted Kneeling

squatted kneeling

Posisi ini dimulai dengan pasangan wanita duduk diatas pangkuan pria dan wajah keduanya saling berhadapan, posisi ini memiliki banyak keuntungan bagi wanita diantaranya klitoris dapat terangsang, mampu mengontrol penetrasi yang mendalam dan bisa menikmati banyaknya kontak pada kulit.

Posisi Woman Astride, Facing Away

woman astride facing away

Pada posisi ini wanita mengangkang diatas tubuh pria dengan posisi berlutut dan mukanya membelakangi pria atau menghadap ke kaki pria, posisi ini juga bisa dilakukan dengan cara berjongkok diatas tubuh pria.

Dengan posisi inidapat memberi keleluasaan bagi wanita untuk mengontrol dan memperdalam penetrasi, selain itu posisi ini juga akan semakin membuat wanita bergairah manakala pria menyertai dengan mengurut pantat dan punggungnya.

Posisi Woman Astride

woman astride

Posisi ini bisa dimulai dari posisi missionary tipe woman on top kemudian wanita berlutut sampai ia berada pada posisi berjongkok dan mengangkang (duduk diatas panggulnya) serta menunggangi tubuh pria sehingga ia dapat mendominasi permainan.

Pada posisi ini pria bisa melihat gerakan dan ekspresi pasangan wanitanya secara utuh sehingga ia dapat melakukan penetrasi lebih dalam, bagi pasangan wanita posisi seperti ini dapat menyentuh klitorisnya.

Posisi Woman on Top, Leaning Back

woman on top

Pada posisi ini wanati duduk diatas penis pria dengan kaki terbuka dan tubuhnya sedikit condong ke belakang dengan bertumpuh pada kedua tangannya, posisi ini memudahkan wanita untuk mengendalikan permainan.

Begitu penetrasi sudah terjadi pria dapat menurunkan tubuhnya kebelakang sehingga penisnya dapat menyentuh G-spot yang ada di dinding atas vagina, agar menambah stimulasi pria juga bisa menggunakan tangannya untuk mengurut klitoris dan meremas-remas payudara pasangan wanitanya.

Posisi X

posisi X

Posisi ini bisa dimulai ketika penis sudah siap masuk ke vagina, sebagaimana ilustrasi gambar diatas posisi pria mengangkangi pasangan wanitanya, pada posisi ini hendaknya pria memindahkan tangan ke sisi luar tubuhnya sementara wanita berbaring diantara kaki pria.

Pasangan pria dan wanita diusahakan berada dalam posisi saling menggunting, untuk memberikan stimulasi yang cukup gerakan dilakukan dengan tidak tergesa-gesa.

Posisi Cow Girl’s Helper

cowgirl's helper

Pada posisi ini wanita berjongkok diatas tubuh pria menaikkan dan menurunkan tubuhnya secara rapat, sementara pria menyangganya dengan cara memegang pinggulnya serta mendesaknya untuk memenuhi kenikmatan masing-masing.

Posisi Pretzel

pretzel

Pada posisi ini wanita berbaring disamping kiri pria sementara pria berlutut diantara kakinya, selanjutnya si wanita menekuk kaki kanannya di sisi kanan tubuh pria serta menindih kaki kirinya. Pada posisi ini pria dapat memperoleh kedalaman penetrasi.

Agar wanita merasa senang dan nikmat hendaknya pria tetap menjaga kontak mata dengannya, biasanya posisi ini cocok untuk dipraktekkan dimalam hari.

Posisi Shoulder Holder

shoulder holder

Posisi ini diawali dengan wanita meletakkan kedua kakinya disalah satu bahu pria kemudian ia menurunkan salah satu kakinya ke dada pria dan satu kaki yang lain bertumpuh pada otot lengan pria, setelah itu pasangan pria bisa mulai menggoyangnya dengan gerakan dari samping atau naik turun.

Pada posisi ini pria memiliki akses besar terhadap G-spot, tetapi sebelum menerapkan posisi ini harus dipastikan terlebih dahulu apakah pasangan wanita cukup fleksibel.

Posisi Spider

spider

Posisi ini mempermudah wanita untuk mengendalikan permainan sebab posisi wanita berada (duduk) diatas penis pria dengan kaki terbuka sementara tubuhnya sedikit condong ke belakang dengan bertumpuh pada kedua tangannya.

Begitu penetrasi sudah terjadi pria dapat menurunkan tubuhnya kebelakang sehingga penisnya dapat menyentuh G-spot yang ada di dinding atas vagina pasangan wanita.

Posisi Main Chair

main cair

Pada posisi ini pria duduk di pinggir tempat tidur dengan membelakangi pasangan wanitanya, jika pria dapat menumpukan satu atau kedua kaki diatas lantai maka pria akan memiliki kekuatan lebih untuk mendorongnya keatas.

Baca Juga: “EJAKULASI DINI: Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasi sampai Tuntas”

Ini adalah posisi yang baik untuk stimulasi G-spot dan sementara wanita juga bisa menopangkan kakinya dilantai untuk penetrasi yang lebih dalam, posisi ini akan sangat berguna manakala pasangan pria dan wanita berada dalam perjalanan misalnya dengan menggunakan kursi kemudi sebagai tempat bercinta.

Posisi Spork

spork

Biasanya posisi ini dimulai dari posisi missionary dimana wanita akan merebahkan tubuhnya dengan santai sambil menunggu pria berputar, agar wanita terasa nyaman maka pasangan pria hendaknya membantu si wanita untuk memutar pinggangnya.

Pada posisi ini penis pria memiliki akses untuk merangsang G-spot dan klitoris wanita, posisi ini cocok untuk pria yang dalam keadaan mengantuk.

Posisi Downward Dog

downward dog

Pada posisi ini tubuh wanita tengkurap dengan pinggul sedikit diangkat sehingga dapat mempermudah pria memasukkan penisnya dari belakang. Untuk mencapai kenikmatan didaerah erotis pria dapat menusukkan penisnya dengan tekanan yang lebih keras.

Posisi Standing Leg Lift

standing leg lift

Pada posisi ini pasangan saling berdiri berhadapan dimana si wanita mengangkat salah satu kakinya agar si pria mendapatkan akses penetrasi dengan mudah, tentunya hal ini perlu didukung dengan pria membengkokkan sedikit lututnya dan mengembangkan kuda-kudanya sehingga ia lebih mudah mendapatkan akses jalan masuk ke vagina.fiforlifItulah sedikit informasi beberapa posisi bercinta atau seks untuk mempermudah wanita mendapatkan orgasme.

Semoga membantu dan berguna bagi pasangan suami istri yang mendambakan hubungan intim yang harmonis.

Salam Bahagia dan Harmonis ForediGel.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *