Cara Membedakan Menstruasi Normal dan Abnormal

menstruasi
ForediGel.my.id

Haid atau menstruasi adalah kodrat perempuan yang patut disyukuri, ia mengisyaratkan banyak pertanda bagi kesehatan fisik dan psikis perempuan. Untuk diketahui haid tidak terjadi secara tunggal, melainkan bagian dari harmonisasi sistem reproduksi.

Untuk berakstifitas dengan normal, organ reproduksi memelurkan “dopping” adalah hormon-hormon reproduksi (estrogen dan progesteron) yang secara  rutin diproduksi oleh indung telur. Perempuan memiliki sepasang indung telur (ovarium) kanan dan kiri yang diibaratkan gudang yang menyimpan ratusan ribu sel telur (ovum).

Sel telur ini sudah ada sejak awal kehidupan seorang perempuan dan bukan diproduksi oleh indung telur, sel-sel telur ini secara bergiliran matang lalu keluar dari ovarium, dari sekian banyak sel telur yang matang bersamaan dalam satu kali siklus hanya satu sel telur yang tumbuh besar dan siap dibuahi sperma.

Bila tidak terjadi pembuahan sel telur pecahlalu luruh bersama haid, proses pelepasan sel telur dari ovarium disebut sebagai ovulasi.

Pada masa ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur), hormon-hormon ini turut merangsang penebalan dinding rahim, tujuannya bila terjadi pembuahan (pertemuan sel telur dengan sperma) zigot (sel telur yang sudah dibuahi sperma) bisa bergulir dari saluran telur menuju rahim lalu menempel dengan nyaman di dinding rahim dan berkembang membentuk kehamilan.

Namun bila tak ada zigot yang menempel di dinding rahim kembali kebentuk semula, bagian yang menebal luruh keluar dari tubuh melalui vagina dengan wujud berupa pendarahan, inilah yang disebut haid atau menstruasi. Peristiwa ini rutin terjadi dalam setiap siklus ovulasi.

Haid yang normal akan berulang terjadi dalam masa 21 sampai 28 hari, angka ini dihitung dari hari pertama haid. Siklus haid yang panjang sampai 35 hari masih dianggap lumrah dan wajar, jika sudah melebihi 35 hari itu sudah dikategorikan haid abnormal.

Begitu juga bila siklusnya terlalu pendek, misalkan dalam rentang 15 hari sudah haid lagi bukan dianggap terlalu subur.

Haid yang normal berlangsung sekitar 5 hari, kurang dari 3 hari sudah berhenti atau lewat dari 7 hari masih mengalami pendarahan termasuk kategori haid abnormal. Jadi normal atau abnormalnya haid bukan dilihat dari tanggalan kalender tetapi adalah siklus dan lamanya masa haid.

Disamping itu haid sebetulnya tidak berhubungan langsung dengan sel telur tapi dengan hormon reproduksi. Haid yang tidak normal bisa merupakan pertanda bahwa hormon-hormon reproduksi bermasalah, hal inilah yang mengakibatkan penebalan dinding rahim tidak sejalan sebagaimana mestinya.

Ini berarti ada kelainan pada indung telur yang menjadi pabrik sang hormon, bila siklus haid tidak normal hanya terjadi sesekali kemungkinan penyebabnya dalah stres. Faktor stres dapat menekan produksi  hormon reproduksi bila terjadi terus menerus.

Anda patut curiga ada kelainan pada indung telur yang menyebabkan proses ovulasi menjadi tidak sempurna, perempuan yang mengalami hal ini termasuk dalam kategori kurang subur sehingga sulit mendapatkan kehamilan.

Itu sebabnya haid yang tidak normal sedapat mungkin segera dikonsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan terdekat, agar problem indung telur teridentifikasi dan dapat dicarikan solusi penyembuhannya.

ladyfem
Meningkatkan Libido Wanita

Semoga bermanfaat. Salam Bahagia dan Harmonis ForediGel.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *