Waspadai Gara-Gara Kondom Bisa Gagal Ereksi

kondom untuk ereksi dan disfungsi ereksi

Ereksi adalah membesar dan atau menegangnya penis. Ereksi merupakan kejadian yang menjadi prasyarat berhasilnya kopulasi atau hubungan seksual, ereksi ditandai dengan mengalirnya oksigen (O2) dalam darah mengaliri seluruh rongga pembuluh darah penis, sehingga penis akan tegak menegang.

Bagi pria dewasa ereksi adalah suatu hal yang wajib ada, karena ereksi adalah hal utama setelah nyawa, apa jadinya jika seorang suami tidak bisa ereksi? Mungkin suami dinilai rendah dan tidak punya harga diri didepan istri. Banyak pria dewasa yang mengalami disfungsi ereksi atau impoten akan mencari pengobatan dimanapun dengan cara apapun agar ereksi itu bisa terjadi, walaupun dengan mengeluarkan banyak biaya.

Lebih dari 32% pria mengeluh susah ereksi saat harus bercinta dengan mengenakan kondom. Faktanya, tanpa kondom sekalipun sebagian besar dari mereka akan mengalami keluhan yang sama.

Para pria yang mengeluh sering kehilangan ereksi saat bercinta dengan menggunakan kondom cenderung mengalami masalah ereksi secara umum. Keluhan tersebut cenderung tetap muncul meski tidak sedang mengenakan kondom, demikian menurut sebuah penelitian terbaru.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine tersebut melibatkan 479 pria dewasa heteroseksual. Sebanyak 38,5% di antaranya mengatakan tidak punya masalah ereksi yang berhubungan dengan pemakaian kondom.

Hasil pengamatan selama 90 hari menunjukkan, beberapa pria kehilangan ereksi saat harus bercinta dengan mengenakan kondom. Sebanyak 13,8% kehilangan ereksi saat memasang kondom, 15,7% kehilangan ereksi saat intercourse dengan mengenakan kondom, dan 32,3% mengalami keduanya.

Para peneliti lalu menelusuri alasan medis di balik perbedaan tersebut. Mengapa sebagian pria kehilangan ereksi saat bercinta dengan menggunakan kondom, sedangkan sebagian yang lain tidak mengalami keluhan serupa?

Hasilnya, para pria yang kehilangan ereksi karena kondom lebih banyak mengalami depresi. Riwayat depresi ditemukan pada 12,9% pria dengan masalah ereksi yang terkait pemakaian kondom, dan hanya pada 4,9% dari pria tanpa keluhan apapun soal ereksi.

Masih terkait dengan riwayat tersebut, pemberian obat-obat untuk mengatasi Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) juga berpengaruh pada kegagalan ereksi. Sebanyak 8,9% pria dengan masalah ereksi ternyata mengonsumsi obat GPPH, dan hanya 3,3% pada pria tanpa keluhan ereksi. Obat-obat GPPH diketahui punya efek samping terhadap kemampuan ereksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *