6 Kebiasaan Buruk Bisa Bikin Sperma Lemah & Mati

sperma

Bagi pria, sperma memegang peranan penting dalam bereproduksi. Sayangnya, beberapa hal kerap dilakukan para pria dan bisa menurunkan kualitas spermanya.

Berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat kualitas sperma pria ‘keok’

Tidak Menjaga Berat Badan

Dalam penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Endocrine Society tersebut, para ilmuwan menyebut berat badan berlebih juga terbukti mengurangi kualitas sperma.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mengamati 65 pasangan yang mendatangi klinik kesuburan. Tiap pekan, partisipan pria menjalani pelatihan tentang nutrisi dan aktivitas fisik selama setahun. Di akhir penelitian, pria yang paling banyak mengalami penurunan berat badan punya peluang lebih besar untuk membuahi pasangan.

“Ini merupakan penelitian prospektif pertama yang menunjukkan bahwa pasangan pria yang gemuk lebih sulit membuahi pasangannya,” kata salah seorang peneliti, Dr Jean Patrice Baillargeon.

Lembur

Sebuah penelitian yang dilakukan National Institutes of Health (NIH) dan Stanford University mengungkapkan pria yang sering kerja lembur, mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi dan mengonsumsi lebih dari satu macam obat mempunyai kualitas sperma yang buruk.

Jumlah sperma mereka juga hanya berkisar 39 juta, padahal pria yang sehat biasanya memiliki sperma berkisar antara 40-300 juta. Dr Eisenberg mengatakan tubuh pria yang kerap dipaksa kerja lembur akan memproduksi lebih banyak hormon-hormon steroid seperti kortisol.

“Jadi kortisol atau pemicu stresnya bertambah, tekanan darah ikut naik, namun di sisi lain kondisi semacam ini akan menurunkan jumlah testosterone-nya,” terangnya.

Malas Makan Buah dan Sayur

Allan Pacey, profesor andrologi dari University of Sheffield Inggris mengatakan kurangnya kesadaran pria akan pola makan yang sehat berpengaruh besar pada kualitas sperma yang dihasilkan.

Untuk itu, Prof Pacey sepakat bila pasangan ingin cepat punya momongan lebih baik memenuhi kebutuhan sayur dan buah mereka secara rutin, dengan lima porsi buah dan/sayur setiap harinya.

Para pakar meyakini kedua bahan makanan ini kaya akan antioksidan yang berguna untuk meningkatkan kualitas sperma, termasuk mengurangi efek negatif dari mengonsumsi makanan berlemak atau daging-dagingan yang dapat menurunkan tingkat kesuburan.

Kebanyakan Makan Daging Olahan

Studi yang dilakukan oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan adanya hubungan antara konsumsi daging olahan seperti sosis, bacon dan daging kalengan dengan infertilitas pada pria.

Dalam studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Fertility & Sterility ini dilakukan pengamatan terhadap 141 responden pria dalam program bayi tabung dengan pasangan masing-masing. Para responden ini diminta untuk memberikan informasi tentang diet mereka, termasuk berapa banyak daging olahan yang dikonsumsi.

Dr Rebecca Sokol dari American Society for Reproductive Medicine menambahkan, hasil studi ini menunjukkan bahwa jenis dan banyaknya daging olahan yang dikonsumsi oleh seorang pria dapat memengaruhi kemampuan spermanya dalam membuahi sel telur.

Merokok

Merokok dapat merusak konsentrasi sperma. Konsentrasi sperma sendiri merupakan sperma yang ditemukan dalam sejumlah air mani. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang merokok mengalami penurunan konsentrasi sperma sebanyak 23 persen.

Tak cuma konsentrasinya saja, studi juga mengungkapkan bahwa kebiasaan merokok dapat mengganggu kemampuan sperma untuk berenang. Padahal jika sperma tidak bisa berenang dengan baik, mereka akan mengalami kesulitan untuk bisa mencapai sel telur dan membuahinya.

Pada pria yang merokok, para peneliti menemukan penurunan 13 persen dalam pergerakan spermanya. Dari segi bentuk, merokok rupanya juga dapat memberi pengaruh pada struktur sperma. Kondisi ini juga dapat memengaruhi kemampuan si sperma untuk bisa berenang menuju sel telur.

Kurang Berolahraga

Dijaman yang sudah modern seperti sekarang ini tuntutan pekerjaan memang sangat sulit untuk ditinggalkan sehingga banyak orang yang sulit untuk meluangkan waktu sejenak untuk melakukan aktifitas yang namanya olahraga, dan akhirnya berdampak pada kesehatan kita terutama kesehatan reproduksi kita sebagai kaum adam. Banyak duduk dibelakang meja kerja mengakibatkan pergerakan otot dan saraf yang mengarah pada sistem kerja reproduksi sperma tidak produktif.

Ada beberapa pria dewasa yang memilki kemampuan alamiah untuk memiliki atau menghasilkan sperma dalam jumlah banyak dan berkualitas bagus, masalahnya pria yang demikian tidak sebanyak pria yang memiki masalah kualitas sperma yang lebih rendah.

Lalu bagaimanakah cara mengetahui tanda atau ciri sperma pria yang berkualitas bagus dan siap untuk membuahi sel telur wanita? Nah, menurut penelitian  yang dilansir dari netdoctor.co.uk dan medicalnews.com pada medio 2010 ini dikatakan bahwa tanda seorang pria memiliki jumlah dan kualitas sperma yang nomal apabila :

  • Air sperma pria yang sehat dan berkualiatas adalah berwarna  putih atau abu-abu, acapkali berwarna kekuningan dan ini masih normal. Apabila semen atau cairan sperma berwarna merah muda atau merah itu tandanya ada masalah yang tidak beres dengan alat reproduksi semen tersebut dan harus sesegera mungkin dibawa kedokter ahli kandungan.
  • Saat Anda berejakulasi, maka  air mani atau sperma harus terasa lengket seperti jelly. Apabila kurang lengket bahkan cenderung encer, maka kemungkinan juga menjadi salah satu dari penyebab kesuburan pria.
  • Cairan sperma pria dewasa volume normalnya saat ejakulasi adalah 2-5 ml atau sekitar 1, 1-2 sendok makan. Apabila cairan sperma laki-laki kurang dari  1,5 ml maka inilah yang disebut hypospermia yang membuat ejakulasi menjadi kering. Namun apabila cairan semen sperma lebih dari 6 ml secara terus-menerus maka kondisinya disebut hyperspermia.
  • Dengan menggunakan mikroskop khusus, maka dapat diketahui bila kondisi sperma laki-laki dalam keadaan bagus dalam setiap 1 ml air mani seharusnya  ditemukan  20 juta sperma .
  • Dari total yang diketahui jumlah sperma tersebut, 25 persennya harus bisa berenang dengan cepat menuju sel telur. Serta 30 persen serma yang ada harus berbentuk normal.

Tahukah Anda, bahwa jumlah air mani yang normal dan sehat akan bagus untuk kesehatan pria secara keseluruhan. Ia bia meningkatkan gairah, meremajakan tubuh, wajah menjadi lebih muda, energy tubuh semakin meningkat.

Penyebab Utama Berkurangnya atau rendahnya Kualitas Sperma Pria menurut dokter ahli kandungan salah satunya adalah mengenai makanan. Apakah selama ini makanan Anda telah dijaga? Mungkin hal sepele yang sering dilewatkan bagi para pria adalah mengenai minum. Teryata   kurang minum air dalam sehari secara signifikan akan mengurangi kualitas sperma dimana yang terasa adalah berkurangnya kandungan  zinc dan vitamin seperti C, E dan B-12. Berkurangnya nutrisi ini menyebabkan tubuh tidak secara efektif memelihara fungsi seksual. Hal inilah yang menjadikan kurangnya produksi air mani dan sperma.  Karena itukah perbanyak makanan yang  mengandung Zinc, Vitamin C, E, B12, L-arginine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *