Ini Penyebab dan Solusi Untuk Pria Sulit Orgasme Karena Faktor Usia

solusi pria sulit orgasme

Ritual Hubungan Intim yang dilakukan oleh pasangan suami istri merupakan kopulasi atau persetubuhan yang dilakukan oleh sepasang manusia berbeda kelamin dengan cara menyentuhkan dan merekatkan alat kelamin antara keduanya. Persetubuhan merupakan proses alamiah yang paling penting dalam reproduksi seksual untuk bisa terjadinya pembuahan dalam tubuh wanita melalui pertemuan antara sel sperma pria dan sel telur yang dihasilkan oleh wanita.

Bagi pasangan suami istri hubungan seks merupakan penentu akan keutuhan dan keharmonisan dalam rumah tangga. Karena rumah tangga yang harmonis dan bahagia salah satunya berawal dari hubungan seksual yang seimbang.

Selain bermanfaat hubungan seks  kadangkala melahirkan permasalahan pada pasangan suami istri dimana bila pasangan suami atau istri merasa tidak puas akan ritual hubungan intim yang dilakukan. Berbicara kepuasan dalam hubungan seks antara satu pasangan dengan pasangan lainnya tidaklah sama.

Masalah ketidakpuasan dalam hubungan seks secara umum bisa terjadi karena adanya permasalahan baik suami atau istri yang tidak bisa atau sulit mencapai suatu klimaks atau orgasme. Padahal orgasme merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa dalam ritual hubungan intim yang memiliki manfaat efek besar bagi perkembangan fisik maupun psikis bagi seseorang yang telah merasakannya.

stop ejakulasi dini

Orgasme erat kaitannya bila kita membicarakan mengenai hubungan intim antara pasangan suami istri kata orgasme seolah memiliki arti hasil akhir yang wajib hukumnya untuk dicapai dalam tiap melakukan ritual hubungan intim.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan orgasme seorang pria memang bisa menurun. Salah satu penyebabnya adalah semakin menurunnya kadar hormon seks alias testosteron pada pria.

Meski demikian, penting juga untuk menilik lebih jauh apa penyebab menurunnya kemampuan orgasme pria seiring bertambahnya usia dan apa yang bisa dilakukan sebagai bentuk antisipasi. Nah, berikut ini penyebab menurunnya kemampuan pria untuk mencapai orgasme seiring bertambahnya usia dan cara menanganinya.

Lebih Banyak Distraksi

distraksi

Distraksi adalah pengalihan dari fokus perhatian terhadap yang lain. Diungkapkan Darius Paduch, MD, PhD, profesor urologi dan kedokteran reproduksi di Weill Cornell Medicine, seiring bertambahnya usia, pastinya akan lebih banyak masalah yang mesti dipikirkan seorang pria. Anak, keluarga, keuangan, dan pekerjaan adalah salah satunya. Sehingga, tidak heran jika kemampuan orgasme menurun karena sejatinya, otak memainkan peranan penting ketika seseorang akan orgasme.

“Persepsi orgasme dan kualitas orgasme kita dipengaruhi oleh lingkungan. Untuk itu, bagi Anda yang mulai sulit orgasme cobalah merilekskan pikiran dengan pijatan misalnya. Intinya, Anda harus fokus pada satu hal yaitu sesi bercinta, dan singkirkan sejenak masalah lain dalam keseharian Anda,” kata associate professor psikologi di Canada’s Mount Allison University, Lisa Dawan Hamilton, PhD.

Tidak Lagi Bermesraan

mesra

Di awal pernikahan, bermesraan meski hanya sekadar berpelukan atau berciuman pasti rutin dilakukan suami istri. Nah, keintiman seperti itu yang disebut Hamilton bisa berkurang seiring bertambahnya usia pernikahan dan memengaruhi kemampuan pria mencapai orgasme.

Maka dari itu, Hamilton menyarankan tetaplah melakukan rutinitas bermesraan meski dengan kegiatan sederhana seperti mengatakan ‘i love you’ atau mencium kening istri.

Studi di Archives of Sexual Behavior menemukan bahwa pasangan lanjut usia yang kadang, jarang, atau tidak pernah lagi terlibat dalam kontak seksual 2,4 kali lebih mungkin kesulitan mencapai orgasme.

Kegemukan

kegemukan

“Orang-orang yang obesitas mengubah banyak testosteron menjadi estradiol, bentuk hormon estrogen pada wanita. Pastinya, kondisi ini tidak baik untuk gairah Anda sehingga amat disarankan untuk mulai mengatur pola hidup guna menurunkan bobot,” kata Paduch memberi saran.

Studi terbaru di Asian Journal of Andrology menemukan bahwa kelebihan estradiol bisa menghambat ereksi karena kemungkinan relaksasi otot polos di penis terhambat. Sementara itu, penelitian di Rutgers University menunjukkan bahwa citra diri yang negatif pada orang gemuk juga bisa membuat seseorang kurang merasa puas saat bercinta.

Menurunnya Kadar Testosteron

kolesterol

Penelitian dari European Male Aging menunjukkan bahwa kadar testosteron yang rendah bisa menyebabkan penurunan gairah seks, ereksi di pagi hari, dan disfungsi ereksi. Sementara, penelitian dalam jurnal Fertility and Sterility menyebutkan di usia 45 tahun, pria mulai mengalami penurunan 1,48 persen kadar testosteron per tahunnya.

“Volume ejakulasi juga bisa memengaruhi fungsi orgasme pada beberapa pria. Untuk menaikkan kadar testosteron, bisa diberikan terapi sulih testosteron atau konsumsi obat-obatan tertentu,” kata Paduch.

Ada Masalah Kesehatan Lain

kesehatan

Berdasarkan pengalamannya, Paduch menemukan pria yang kerap merasakan perubahan dalam fungsi seksual baik berupa menurunnya gairah, sensitivitas penis, dan kemampuan ereksi berkaitan erat dengan diabetes yang diidap si pria.

Paduch menambahkan, penurunan kadar dopamin juga bisa membuat pria sulit mencapai orgasme. Nah, penurunan dopamin ini lebih mungkin dialami para lansia yang mengidap parkinson. “Untuk itu, kelola dengan baik penyakit yang Anda miliki sehingga fungsi seksual Anda tidak terlalu terganggu,” ujar Paduch.

foredi
Atasi Ejakulasi Dini

Semoga bermanfaat dan Salam Bahagia-Harmonis ForediGel.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *