Gaya Hidup Malas Picu Nyeri Punggung

Nyeri Punggung & Leher

Nyeri punggung yang membuat gerak jadi terbatas ternyata akan dialami oleh orang-orang modern pada usia lebih mudah. Pemicunya tak lain adalah gaya hidup serba bermalas-malasan.

Pekerjaan kantor yang lebih banyak duduk dan kurang berolahraga akan mengurangi kekuatan otot batang tubuh sehingga kemampuan menyokong rangka juga ikut berkurang. Ahli tulang belakang atau chiropractor di Inggris menemui lebih banyak pasien nyeri punggung dengan usia rata-rata 37 tahun, usia tersebut lebih muda dibandingkan dengan sebelumnya.

“Usia orang yang mulai mengeluhkan sakit punggung 3 sampai 4 tahun lebih awal dibandingkan dulu” kata tim Hutchful, chiropractor.

Jika dibandingkan dengan generasi orang dewasa muda saat ini, mereka yang sekarang sudah berusia 60 tahun dinilai memiliki gaya hidup lebih aktif saat mereka berusia 30 tahun.

Survei yang dilakukan British Chiropractic Association terhadap 2.100 pria Inggris menunjukkan 82% responden hidup dengan nyeri punggung atau leher, usia rata-rata mereka mulai mengalami keluhan itu adalah diusia 37 tahun.

“Orang modern sekarang bergaya hidup dimana sebagian besar  tidak aktif dan sebagian lagi maniak” kata Hutchful, mereka berangkat kerja naik mobil, jalanan macet, lalu seharian duduk dibelakang meja, olah raga baru dilakukan saat akhir pekan, bahkan diantara mereka ada yang melakukan olah raga hanya 1 bulan sekali.

Menurut Hutchful, olah raga rutin seperti jalan kaki setiap hari justru memberi perlidungan ketika terjadi cedera saat mereka melakukan aktifitas yang tidak biasa, misalnya mengangkat benda yang berat atau jarang berolag raga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *