Apa Saja Penyebab Utama Keguguran

penyebab utama keguguran

Keguguran atau istilah kedokterannya abortus adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Secara keseluruhan kejadian keguguran berkisar 15 persen sampai 20 persen dengan berbagai macam penyebab.

Orang sering beranggapan keguguran diakibatkan oleh toksoplasma, padahal keguguran tidak selalu disebabkan oleh toksoplasma. Keguguran disebabkan oleh banyak hal antara lain infeksi, kelainan genetik, kelainan bentuk rahim, pintu rahim yang membuka sebelum waktunya, sel telur yang tidak baik dan gaya hidup tidak sehat.

Beberapa Penyebab Utama Keguguran Sebagai Berikut

Infeksi

Penyebab utama dari keguguran adalah infeksi. Infeksi pada ibu hamil yang memperlihatkan hubungan yang jelas dengan kejadian keguguran berulang adalah sifilis, parvovirus B19, toksoplasma, herpes virus, cytomegalovirus, campylobacter sp, U urealyticum dan malaria.

Brusellosis suatu penyakit zoonosis yang paling sering menginfeksi manusia melalui produk susu yang tidak di pasteurisasi juga dapat menyebabkan keguguran.

Gen

Faktor genetik antara suami dan istri juga dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan janin atau embrio yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Adanya kelainan kromosom yang tumbuh pada janin, baik kelainan jumlah maupun struktur kromosom itulah yang menjadi salah satu masalah.

Keguguran yang disebabkan adanya kelainan kromosom dapat diketahui dari hari pemeriksaan janin yang mengalami keguguran, untuk masalah satu ini hendaknya pasien bersabar karena keguguran pada kelainan kromosom seringnya tidak dapat diatasi.

Kelainan Bentuk Rahim

Kelainan bentuk rahim pada seorang ibu juga dapat memicu terjadinya keguguran berulang. Kelainan bentuk rahim seperti rahim bersekat, selain itu adanya mioma (tumor padat di rahim), sindrom Asherman (perlekatan dinding rahim) dan kelemahan pada mulut rahim (inkompetensi serviks) juga dikatakan akan menjadi salah satu penyebab keguguran.

Ini karena bentuk rahim yang tidak normal akan menyebabkan bakal janin tidak menempel secara baik sehingga terganggu pertumbuhannya. Idealnya untuk yang diduga karena kelainan rahim dapat disingkirkan, maka lakukan rangkaian pemeriksaan faktor-faktor hormonal, imunologi dan kromosom.

Pintu Rahim Yang Membuka Sebelum Waktunya

Kelainan pada mulut rahim dapat terjadi dalam bentuk pembesaran pada pintu rahim, hal tersebut dapat memicu terjadinya keguguran karena pembesaran pintu rahim tersebut terbuka, hal tersebut akan membuat bakal janin tidak tertahan sehingga keluar dari rahim.

Sel Telur Yang Tidak Baik

Umur sperma atau sel telur dapat mempengaruhi insiden keguguran spontan, seperti diketahui setiap perempuan terlahir dengan jumlah sel telur yang sama, namun seiring waktu sel telur akan berkurang jumlah dan kualitasnya.

Pada usia diatas 30 tahun sel telur akan mengalami penurunan kualitas, manifestasi dari penurunan kualitas ini dikatakannya dalam bentuk kelainan fisik dan juga keguguran.

Gaya Hidup

Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum alkhohol  dan menggunakan narkoba menjadi penyebab dari keguguran berulang. Penelitian epidemiologi mengenai hubungan merokok dengan keguguran ditemukan bahwa merokok dapat meningkatkan resiko untuk terjadinya keguguran.

Namun hubungan antara  merokok dengan keguguran tergantung padafaktor-faktor lain termasuk konsumsi alkohol, riwayat kehamilan, usia kehamilan, kelainan kromosom janin juga sisi status sosioekonomi.

Semoga informasi ini bisa membantu dan bermanfaat untuk anda semua.

Salam Bahagia dan Harmonis ForediGel.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *